Kegiatan pelatihan ini merupakan kelanjutan dari Webinar#5 IBT ULM yang dilaksanakan pada hari Selasa, 1 Desember 2020. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari secara online dan offline pada tanggal 2 s/d 4 desember 2020. Peserta yang hadir secara offline atau hadir langsung ke IBT ULM adalah berjumlah 7 orang sedangkan peserta yang hadir secara online melalui zoom meeting ada 63 orang peserta. Pada saat pelaksanaan pelatihan ini diadakan lomba fotografi dan animasi produk yang mana pemenangnya akan diumumkan pada hari terakhir yaitu hari jum’at dan akan dipilih masing-masing tiga pemenang dari kategori fotografi dan animasi.

Trainer  yang dihadirkan pada pelatihan ini sangat berpengalaman dan menguasai di bidangnya masing-masing, ada dua trainer yang akan memberikan materi sekaligus mengarahkan pada saat praktek langsung, yang pertama adalah Ir. Raden Eko Tjahjono yaitu seorang fotografer professional yang sering menjadi juri foto beberapa event negara, pemerintah daerah maupun swasta.  Pada hari pertama, peserta yang hadir secara offline bisa langsung mempraktekkan Teknik fotografi yang dibimbing langsung oleh trainer pertama. Produk yang mereka foto adalah produk teh kelor dari moringa karya mandiri yang merupakanproduk  tenant IBT ULM. Lebih lanjut trainer pertama mengatakan dalam memoto sebuah produk kita boleh mempotret sebanyak-banyaknya namun pastikan sudah dibuat skernario misalnya ingin mempotret kegiatan reklamasi atau penanaman, langkah kedua browsing hasil foto kegiatan tersebut kemudia ikuti seperti contoh sehingga itu akan melatih nalar kita ketika meliat sebuah objek sudah tahu harus berbuat apa dan yang terpenting harus memahami komposisi warna, beliau juga menyarankan untuk membrowsing tentang color wheel. Tips agar saat memoto suatu tempat hasil fotonya tidak kehilangan cerita dari tempat tersebut tersebut yaitu biasakan membuka referensi foto tentang tempat tersebut dan gunakan konsep yang banyak dalam mempotret. Pertama foto dengan konsep white menghindari kehilangan cerita , misalnya pada area lebih luas terdapat gunun, pura, masjid dan lain lain maka ambil foto selebar-lebarnya lalu lakukan foto semi white misalnya foto masjid saja atau gunung saja atau gunung dan masjid saja kemudian foto detail yaitu dengan cara mendekati detail itu dan ambil objek yang paling menarik misalnya orang berwudhu.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa beliau juga seorang wirausaha dan saat ini sedang melakukan penataan-penataan dalam kondisi vakum seperti ini, jadi targetnya tidak lagi bicara usaha apa hari ini atau dapat apa hari ini tapi yang dipikirkan adalah bagaimana membangun sebuah strategi termasuk salah satunya seperti usaha yang dilakukan ULM saat ini sudah cukup benar dalam fase penataan sebelum masuk era 2021. Ada 47 foto yang trainer pertama terima dari 17 peserta. Cara penilaian lomba fotografi produk tersebut adalah dengan mereview semua foto dari masing-masing foto yang dikirim peserta kemudian dinilai dan yang mendapatkan nilai yang paling tinggi itulah yang kemudian dibandingkan dengan foto dari peserta lain yang juga mendapatkan nilai tertinggi dari foto yang mereka kirim. Dari semua foto yang mendapatkan nilai tertinggi dan dipilih menjadi pemenang adalah Nurmaliani, S.Kom dengan judul foto Saffron pemenang kedua adalah Ayu Manipa Putri dari PHLB ULM dengan judul foto Minyak Pijat dan pemenang ketiga Cholik Fadlollah dari PHLB ULM dengan judul foto Teh Kayu Manis sedangkan yang masuk nominasi ada 7 peserta.

Trainer kedua adalah Dr. Eko Suhartono, M.Si, beliau sebagai Kepala Sekolah SMK Telkom Banjarbaru dan Peneliti PHLB ULM. Pada pelatihan ini beliau bisa berhadir secara langsung ke IBT ULM untuk melatih peserta yang akan membuat animasi. Beliau menyampaikan konsep tentang animasi sama saja dengan fotografi yaitu pasti berkaitan dengan warna, background dan lain sebagainya bedanya ada dipergerakan yang mana ada pergerakan dari gambar, pergerakan dari teks dan hal penting lainnya adalah suara. Di pelatihan ini trainer kedua lebih menekankan beberapa tools penting yang ada pada powerpoint untuk membuat animasi dan beliau juga memberikan tugas kepada peserta untuk membuat animasi produk dengan menggunakan power point dengan waktu maksimal 30 detik. Pada hari terakhir beliau mengulas satu persatu video animasi dari peserta yang mengirimkan, ada 6 peserta yang mengikuti lomba animasi salah satunya ada dua orang tenant IBT yang mengikuti lomba tersebut yaitu Sobat Masjid dan dari Filtro Smartwater sedangkan peserta yang lain ada yang berasal dari luar ULM.

Setelah dinilai ada 3 pemenang yaitu Nurmaliani, S.Kom dari PHLB ULM dengan judul animasi Produk-produk HHBK, juara kedua Nazarudin Syah dengan judul Sobat Masjid yang merupakan tenant IBT ULM dan juara ketiga Rika Emelya, S.Hut dari PLUTKUMKM Banjarbaru dengan judul animasi Nekoz Sweet Bakes. Sedangkan yang masuk nominasi animasi ada tiga peserta. Para peserta yang menang akan diberikan piagam penghargaan dan hadiah berupa uang tunai Rp. 200.000,- untuk juara pertama, Rp. 150.000,- untuk juara kedua, juara ketiga Rp. 100.000,- dan Rp. 50.000,- untuk peserta yang masuk nominasi.  Meskipun jumlah hadiah yang diterima tidak banyak namun diharapkan ilmu yang dapatkan akan bermanfaat untuk kedepannya.

Sebagai moderator pada pelatihan hari pertama sampai hari terakhir ini dipandu Siti Hamidah, S.Hut., M.P. selaku  Sekretaris IBT-ULM. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sangat antusias karena materi pelatihan yang menarik dan juga paparan para trainer yang mudah dipahami, Harapan besar kami, pelaksanaan pelatihan ini dapat bermanfaat bagi peserta dan masyarakat luas lainnya.