Lembang – Bandung, 16 SD 18 November 2020. Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Lambung Mangkurat (IBT ULM) menghadiri kegiatan yang diadakan di Lembang, Bandung Jawa Barat dari tanggal 16 sampai dengan 18 November 2020, ada 10 Inkubator Bisnis Teknologi dari Perguruan Tinggi dan BUMN, salah satunya Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Lambung Mangkurat (IBT ULM) yang dihadiri oleh Manajer IBT ULM yaitu Susi Apriana, SE, M.Si, diundang dan difasilitasi oleh Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan RI yang bekerjasama dengan AIBI (Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia) yang peserta yang hadir adalah member dari AIBI.

Kegiatan yang dilakukan disana selain mengikuti Focus Group Discussion kerjasama kelembagaan incubator bisnis, dengan Nara Sumber Kepala BBPPK & PKK Eko Daryanto, S.Sos, M.Si, Jumain Appe dari Kemenristek/Brin, M. Azhar Iskandar Zainal dari Kemenparekraf dan Sonny Sudaryana dari Kemeninfo, pada kesempatan ini diinisiasi juga kerjasama dengan incubator dari masing-masing perguruan tinggi, dan kerjasamanya meliputi Pengembangan perluasan kesempatan kerja, pengembangan inovasi inkubasi bisnis dan kegiatan lainnya yang disepakati para pihak.

Tujuan kegiatan ini antara lain: Menambah pengetahuan dan wawasan terhadap pengelolaan program pengembangan startup/wirausahadari berbagai model yang sudah dikembangkan oleh kementerianRistejk/Brin, Kemanparekraf dan kemeninfo dengan berbagai model inkubasi yg sudah dikembangkan; merumuskan program kerjasama dengan para incubator bisnis dalam rangka pelaksanaan pendampingan program perluasan  kesempatan kerja inkubasi bisnis; melakukan kerjasama dengan incubator bisnis sebagai mitra pendampingan program perluasan kesempatan kerja melalui inkubasi bisnis.

Bapak Eko Daryanto pada kesempatan pertemuan tersebut sekaligus membuka acara kegiatan secara resmi, beliau menyampaikan bahwa Perluasan Kesempatan Kerja Melalui Inkubasi  Bisnis Kewirausahaan bisa dilakukan dengan Pemanfaatan teknologi digitalisasi atau pasar digital-e-commerce yang diharapkan dapat membangun daya saing dan meningkatkan jejaring kemitraan dan jejaring pemasaran sehingga jangkauan produk usaha makin luas, pengembangan Inkubator Bisnis Kewirausahaan ke dalam konsep kewirausahaan social/social entrepreneurship berbasis komunitas, untuk dapat menciptakan wirausaha-wirausaha baru dan atau wirausahan rintisan sehingga lebih produktif dalam suatu ekosistem usaha yang terintegrasi dan secara berkelanjutan akan membuka lapangan kerja sehingga kesempatan kerja semakin luas. Untuk  sector yang ingin dikerjasamakan dengan Inkubator Bisnis antara lain Sektor Agrobisnis dan Agroindustri, Industri Kreatif, Pariwisata dan Maritim, serta sector Jasa. Dengan berbagai macam sector tersebut dari incubator bisnis dari berbagai perguruan tinggi dan BUMN sudah memiliki tenant ataupun start up binaan yang bergerak di sector-sektor tersebut, sehingga diharapkan kerjasama ini selain dapat menambah pengetahuan dan wawasan pengelola incubator dan diharapkan dapat menghasilkan wirausaha-wirausaha pemula yang baru tumbuh dan dapat berkembang, sehingga tujuan kerjasama untuk perluasan kesempatan kerja dengan target sebanyak 25 ribu wirausaha baru dari seluruh Indonesia dapat tercapai.

Peserta pengelola incubator dari berbagai perguruan tinggi sangat antusias mengikuti kegiatan Focus Group Discussion tersebut, tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada AIBI yang telah mengusulkan kami untuk dapat berhadir di kegiatan yang tentunya sangat bermanfaat bagi Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Lambung Mangkurat (IBT ULM) untuk meningkatkan jejaring dan kapabilitas IBT ULM.